Spiga

‘ Daily ’ category archive

The Story of ” The Mata Hari”

March 13, 08 by admin

Matahari

This 1915 photograph was featured in a book titled “The Fatal Lover”.
The Fatal Lover was written about the life and circumtances of “Mata Hari”,
a “Female Fatale” and dancer during World War 1.
The fact that Mata Hari is the Indonesian name for sunrise,
that she lived in Indonesia for many years,
and that we fell in love with the bench “Mata Hari” is siiting on, inspired us to produce the Mata Hari Collection in our factory in Indonesia.
in 1917 the “Mata Hari” was most propably innoncently executed in Paris, as a spy.

Begitu kira-kira saya mendapatkan cerita tentang Mata Hari itu, fabel, mitos ataukah sedikit ditambah-tambahkan untuk melengkapi cerita di balik sebuah produk, saya bener-bener ndak tahu!.

Greedy Mentality

March 06, 08 by admin

GreedyTekuklah lidahmu keatas sampai menyentuh langit-langit, pejamkan matamu sampai engkau hanya mampu melihat bayang-bayang, tutuplah pendengaranmu sampai engkau merasa tuli, dan mari kita bicara tentang keserakahan.

Lantas, Dimana batas keserakahan itu? 100 meter didepankah? 500 meterkah? 5 tahun kah? atau sepuluh tahun lagi. Tidakkah keserakahan itu jauh berada diatas batas penglihatan, bahkan jauh melampaui nafas anak Adam sekalipun.

Bukankah kita akan diantarkan sendiri sampai dibatasnya oleh usia, dan pada batas itu akan nampak jelas, ketika tenggorokanmu kering, telingamu tak mampu lagi menerima bisikan, dan lidahmu tak mampu berucap ajaran religius tentang the road to heaven.

Apa kita sudah benar-benar tak mampu menarik tali kekangnya, seperti Max “I’m getting too old to play some parts, but I’m still greedy” atau kita terlalu tersemangati oleh Warren Buffet, investor and billionaire itu, yang telah terlanjur memberikan tipsnya “I will tell you how to become rich. Close the doors. Be fearful when others are greedy. Be greedy when others are fearful”

Akankah kau tangkap keserakahanmu sendiri, lalu mencekiknya dengan gemas. Lelah… letih, lantaran tertipu telah mengejarnya sampai keujung batas, atau kita telah lelap diatas pelananya.

 

Picture from here

 

Idea

February 26, 08 by admin

IdeaBagaimana ide-ide itu sangat sulit dituangkan dalam tulisan, bahkan seorang Plato pun bisa kesulitan untuk melakukannya, maka tak ayal ide-ide hebat itu seperti sekelebat bayangan yang hanya sebagian tertangkap cermin, dan selanjutnya lenyap tak berbekas.

Maka hanya simbolisme yang muncul sebagai alat, dengan metafora, alegori dan sedikit mitos, kontradiktif dan sedikit membingungkan yang akan tampak menonjol, kesulitan memahami dan mengungkapkan ide menjadikan kita berhitung kembali terhadap konsekuensi dan implikasi pemilihan kata.

Apakah hanya karena itu kita akan berhenti menuliskannya?

Memang, ide itu tak pernah sempurna apalagi dia hadir dalam tiruan tak sempurna dunia nyata, karenanya penyair tak pernah puas melihat hasil, pelukis pun merasa ogah dengan lukisannya sendiri.

Lantas, dimanakah ukuran ide brillian itu!

 

pictures from here

Anger

February 20, 08 by admin

angerKarena ketidakadilan, ke-sembrono-an, penghinaan, pengkhianatan dan mungkin juga kesombongan dan embuh apa lagi, orang bisa saja marah, bahkan karena suatu hal yang bagi sebagian orang dianggap remeh dan hanya sesaat.

“Anger is a gift” kata Zack de la Rocha, dan gampang saja kalo orang mau marah, tapi marah dengan orang yang tepat, diwaktu yang tepat dan untuk tujuan yang tepat tidaklah mudah, begitu kata Aristotle, setali tiga uang. Dengan kata lain, kita diijinkan untuk marah asal memenuhi syarat, Epitectus menyarankan, bahkan dituntut totalitas untuk menyalurkannya serta memastikan kita dalam nikmat candunya.

Tapi bagaimana dengan perspektif religius?

Islam, Muhammad said “The strong is not the one who overcomes the people by his strength, But the strong is the one who controls himself while in anger”.

Christianity, Bible mengingatkan “do not let the sun go down on your anger”

Hinduism, Marah itu sederajat dengan penderitaan!, masih kurang?, dengarlah Dalai lama, seorang guru spriritual itu menambahkan “Buddhism in general teaches that anger is a destructive emotion and although anger might have some positive effects in terms of survival or moral outrage, I do not accept that anger of any kind as a virtuous emotion nor aggression as constructive behavior…They bring us confusion and misery rather than peace, happiness, and fulfillment…”.

Tidak bermaksud mempertentangkan, andaikan marah itu sebuah bola, sejenak saya ingin bermain dengannya, dan ketika jengah, sayapun ingin memenggal dan menendangnya keras-keras.

Butt-kisser

January 05, 08 by admin

butt-kisser

Saya hanya curious saja, apa butt-kisser juga ada dalam lingkungan kerja sampean?, begini, karena dari beberapa teman bilang, merekalah warna dalam dunia kita, jadi memang mereka juga layak mendapatkan tempat yang semestinya. Warna? agh rasanya kok terlalu berlebihan yah!

Perdebatan jadi panjang jika bicara baik dan buruk, menerima atau tidak dan kalimat retorik sirik tanda tak mampu.

[…] And somebody else gets the promotion, not because they deserve it, but because they’re a butt-kisser and you refuse to play that game, Everybody knows life’s not fair […]

Butt kisser, enaknya diapain yah? apa dikentuti? Andai sampean mau berbagi.

 

picture from here

Label for our mouth!

December 24, 07 by admin

Shut upSering sudah sumpah serapah, janji terlewati tak terpenuhi, alangkah indah dunia yang tanpa sisa ini dipenuhi kejujuran, tak bisakah kita berbicara tanpa diikuti kata sumpah dan janji, atau malah kita sendiri yang sudah tidak pernah bisa percaya dengan kata-kata yang meluncur deras dari mulut kita sendiri.

Apakah kebohongan itu terdengar lebih indah ditelinga kita? sehingga kita sudah tak mampu lagi mendengar kejujuran?, I like big words, and I shall not prevaricate.

Mungkin saya sudah berpikir lain, memang dunia ini semakin indah dengan hiasan kebohongan yang kita tiupkan lewat hembusan nafas kita sehari-hari. dan kita merasa nyaman bermain ditamannya.

Semua ingin membuat orang lain berpikir bahwa kita adalah orang jujur, tetapi mereka salah, bukankah kita melakukannya hanya selama kita bisa? itu menurut Quincy Adam, Anak The Presiden of United States yang juga Presiden itu.

An honest man’s the noblest work of God itu kata pope, tapi sayang nggak ada penghargaan buat mereka, by the way, perlukah nobel-nobelan seperti itu? agh embuh!, jangan tanya saya, karena sayapun melakukannya.

Where do great ideas come from?

December 17, 07 by admin

idea

Bukan karena ada pembalut, terus salah masuk, karena ini adalah public services, jadi tanggalkanlah status, begitulah kira-kira.

Dan hubungan dengan ide diatas, Ide itu seperti debu berterbangan di udara bebas, jadi tergantung bagaimana cara kita menangkapnya dan menuangkannya dalam bentuk tulisan, dan kadang saya mendapatkan secercah debu itu masuk ke ruangan ini.

A good idea is like a yo-yo-it may go to the end of its string, but it doesn’t die there, it only sleeps. Eventually it rolls back up into your palm itu kalo kata Stephen King. Nah saya jadi curiga, andaikan sampean mendapatkan ide itu sama seperti saya, dan anda update tulisan di blog sampean itu tiap hari, berarti anda sering berada di ruangan ini bukan? atau malah ndak wajar dan berjam-jam?

Gimana!