Anda tahu, apa yang ditampilkan wajah Indonesia di hari-hari terakhir ini akan memudahkan sesorang seperti mas Sulak itu untuk membuat sebuah komedi, barangkali komedi sederhana atau sebuah komedi rumit yang tak mudah dipahami dengan kosa kata terbatas seperti saya, tapi anda juga perlu berbesar hati, mas Sulak akan mempermudah buat kita semua.
Maaf, paragraf diatas hanyalah sebuah pembuka, jika sampean rajin baca koran besar di Indonesia yang pemiliknya kini menjadi orang nomor satu di PLN itu sampean tak akan asing lagi, saya juga sering langsung menuju halaman ruang putih koran itu demi menikmati tulisan-tulisannya yang entah kenapa dan tanpa alasan jelas saya suka dan menikmati tulisan-tulisannya disana.
Dan untuk kali ini, anda perlu tahu, entah sebuah kebutulan entah ia benar-benar sudah tahu, tapi lagi-lagi ia benar dengan apa yang disampaikannya di koran pagi beralmanak 08 Agustus 2010 yang berjudual “Pengetahuan Penting dalam Sepekan”, sedikit saya kutipkan buat anda sedikit dari paragraf terakhir, “Saya tahu, Pak Kapolri pasti akan membuat pernyataan lagi. Kalau tidak Pak Kapolri, Pak Presiden akan membuat pernyataan. Atau curhat? Itu pekerjaannya. Dan saya bersyukur untuk semua itu. Mereka memudahkan saya sekiranya suatu hari saya membikin komedi”.
Belum genap satu minggu, masih dari sumber koran harian yang sama, saya senyam-senyum, ternyata tak cuma pak Kapolri, dari pejabat tinggi kepolisian sampai staff kepresidenan membuat pernyataan yang membuat kita geli, tentang ketidak-hadiran pak Kapolri dalam acara sertijab itu, dan anda tahu, mereka tak perlu sungkan dan malu jika pernyataan yang diucapkan dengan sepenuh keyakinan seorang pejabat publik itu ternyata menggelikan, lucu atau menguntungkan mas Sulak, yang ak akan kehabisan topik untuk membuat komedi.



