Majalah

by admin on September 4, 2009

Karena tak semua kios koran dan majalah menjualnya lantaran tak terlalu laku dan tak semua orang menyukainya, maka majalah sastra semakin sulit didapatkan.

Tentu saja hal ini relatif, bagi sampean yang tinggal di kota dan berdekatan jarak dengan beberapa toko buku kenamaan, sampean tak akan kesulitan untuk mendapatkan majalah atau koran yang sampean sukai, tapi keadaan ini berbeda dengan mereka yang tinggal dikota yang tak begitu besar, untuk mendapatkan majalah yang disukai, mereka harus merelakan sebagian waktu untuk pergi kekota dan mendapatkan majalah atau koran yang diinginkan.

Horison, ini salah satunya, saya menyukai dan mulai bisa menikmati bacaan sastra yang terbit bulanan itu, awal mengetahui majalah itu adalah ketidak sengajaan ketika mampir ke kios koran dan majalah terdekat, mulai membeli dan lama-lama keberadaannya semakin sulit ditemukan.

“Ndak laku mas, keuntungannya nggak seberapa, dan yang membeli cuma sampean”, begitu jawaban yang saya terima dari kios koran dan majalah langganan, apa boleh buat, itu adalah hak pemilik kios majalah itu, kalo ndak laku ya buat apa dikulak.

Bacaan bergenre sastra memang kurang diminati oleh pembaca, dan semkin sulit didapati di kios koran dan majalah di sebuah kota kecil yang saya tinggali, dengan terpaksa, sebulan sekali harus menyambangi kota, yang akhir-akhir ini saya merasa berat untuk melakukannya.

{ 3 comments… read them below or add one }

1 puputs September 5, 2009 at 7:40 am

majalahnya isinya apa aja.. puisi2 gitu atau gimana

2 hedi September 6, 2009 at 11:47 am

lho? majalah itu masih beredar kah?

3 poetra September 7, 2009 at 1:16 pm

Wah, aku malah gak pernah nemu.. Hmm, majalah sastra apa lagi ya yang masih beredar?

*berniat mencari keliling*

Leave a Comment

Previous post:

Next post: