Sebuah perjalan, sependek apapun, semestinya bisa memberikan sedikit pencerahan, bahwa ada kehidupan makhluk lain yang acapkali terabaikan oleh kita.
Perjalanan saya kemarin keluar kota, memasuki sebuah desa dan tinggal sementara disana meskipun hanya 2(hari) memberikan sebuah pemahaman, desa, sebuah tempat yang sungguh tenang dengan kerukunan, kebersamaan dan keakraban warga seakan memberikan nyawa baru, menggantikan nyawa yang terasa usang, kotor, picik, jahat dan mungkin penuh dengan setan berpikiran kotor dan mungkin selayaknya di-istirahatkan ini.
Hari masih pagi, mataharipun belum menunjukkan keperkasaannya mengusir kabut semalam, tapi jalan desa nampak rame bukan dengan mesin, secepat itu saya mendekat ke jalan, nampaklah dalam pandangan, entah berapa ribu bebek yang terbagi dalam beberapa kelompok dalam jumlah ratusan lengkap dengan pengembalanya melintasi jalan desa, dan hilang diujung jalan memasuki area persawahan.
Ribuan bebek dan warga desa sedikit mengejutkan, bagaimana bisa mereka yang berpapasan dengan ratusan bebek dengan kendaraan sepeda onta dan motor itu berhenti, menepi, memberikan kesempatan para bebek itu lewat dengan goyang pantat genit, seakan goyangan genit bebek gadis itu dihadiahkan bagi mereka yang telah mengalah dan menepi itu.
Gambaran bebek dan pengguna jalan yang minggir itu, sejenak memberikan intropeksi yang padat, ternyata selama ini keangkuhan dan kesombongan saya sungguh-sungguh melewati batas, mengerikan. Saya yang mengaku berakal dan berhati serta mengaku berakhlak mulia ini perlu kembali merenung-renung, boleh jadi, saya berguru pada kamitua bebek-bebek desa itu.





{ 6 comments… read them below or add one }
saya seneng liat bebek baris, ga pernah ada yg nyerobot tempat…antri baris
Berlibur kemana kemarin itu Pak?
Huakakak! Segitunya pake dibikinin rambu2 segala
beneran dah siap nih jadi wong ndeso?? hidup dengan benwith cekak.
ahh tapi emang asik juga ndak bakal kekurangan oksigen disana
waaa.. desa yang keren. kreatip… layak dapet adipura (eh adipura bener ya?! sok tau ni)
hmm.aku juga pernah terjebak macet gara2 ratusan bebek melintas,,.