Kepada bayangan senja yang bersembunyi dibalik cahaya, apa yang sebenarnya kau nanti…. dan kenapa kau biarkan dirimu diam dan membeku. Tinggalkan saja masa lalumu…
dalam pekatnya langit malam
dalam dekapan angin yang berhembus perlahan
dalam balutan puisi yang begitu puitis
sedangkan kau tahu…
asa itu hampir terputus
membiru diantara buih-buih riak kehidupan
airmata itu telah kering
membias diantara lembayung mentari
sepi…
Sungguh, apa yang terasa hanya bagaikan tipuan-tipuan kanak-kanak yang berlari-lari kecil dipinggir pantai sambil mengejar bayang lembayung yang semakin menjauh..
Terima kasih telah memberi asa baru, membuat daun-daun hijau kembali menyapa lembutnya mentari pagi, membuat desir angin hangat mendesah…
Aku memang tidak akan pernah tahu jalan yang akan ditempuh, karena semua jalan yang bercabang itu serasa tak pernah berujung…
Aku tahu menanti adalah sesuatu yang membuat arang-arang menjadi patah, membuat hari-hari terasa sepi dan membeku, merobohkan begitu banyak ranting-ranting diujung harap…
Tapi, bukankah semua layak untuk dicoba..? Bukankah merpati tidak pernah ingkar dengan janjinya..?
.. Semoga ini bukan suatu mimpi.. !
~ Duh… Kenapa tiba-tiba, inbox email saya jadi penuh dengan beginian! ~




{ 12 comments… read them below or add one }
waduh posting full puisi nih. gak ngerti saya maksudnya, padahal udah baca 2 kali
sang pujangga juga nih adminnya
duh
ni mo nunggu lanjutannya aja deh
He he sepertinya bulan November yang mendung buat banyak blogger jd tambah puitis…
jadi ini karena inbox apa karena hujan atau nopember yang sedang banyak hujan.
merpati ndak pernah ingkar janji, emang pernah janjian ya ama merpati?? hehehe
Hehehehe, kirain itu tentang perasaannya sendiri…. Ternyata dari kiriman seseorang.
Berada di persimpangan jalan ya ?
hati-hati, biasanya di persimpangan jalan ada kapak merah lho
dimana-mana menunggu itu paling tidak enak
menunggu? ampunnnn, hehe .. *kabur*
lagi jatuh cinta?
nice poem… seperti “bayangan”… ia akan selalu ada, walau tampak maya… memanghadirnya tak nyata… tp lihat… dya ada…