Meminjan bahasa Pramoedya Ananta Toer, manusia boleh pandai setinggi langit, namun ketika ia tidak menulis, ia akan hilang ditelan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.
Memang, tidaklah mudah bagi sebagian orang termasuk saya, boleh saja orang menyarankan untuk menulis apa saja, tentang keseharian yang tidak istimewa, tentang remeh temeh kesibukan, atau tentang letupan emosi sesaat, toh ini adalah ruang pribadi untuk menyimpan sebagian ingatan yang semakin beranjak pikun.
Saya bukan orang yang mahir berkontempelasi dengan rerimbunan jagad ide dan menjadikannya sesuatu yang bemutu.
“Yang penting mulai mas, urusan hasil itu selanjutnya”, akhirnya saya sampai pada satu titik, menulis dan ngeblog ternyata butuh energi, sedikit imajinasi dan bukan hanya sekedar bikin account atau sekedar njeplak lalu tercatat.
Dan urusan akrobat dan jungkir balik kata, saya belajar dari sampean semua, terlebih soal bahasa yang ndakik-ndakik itu, dan sampean tahu ndak, saya melakukannya dengan blogwalking ke tempat sampean, wah ternyata melelahkan dan bikin keringetan, lantaran jumlah yang semakin bertambah serta benwit yang ngos-ngosan.
Agh, saya menulis saja hal yang biasa-biasa bukan yang melip-melip, “iya, mana mungkin otak cekak sampean itu bisa menghasilkan yang bagus mas?, banyak orang enggan menulis lantaran kemapanan identitas mereka, lah sampean itu mapan apa? mapan turu mas?”
“Good writing expresses a clear point, is tightly structured, grammatically and syntactically correct, substantive, and interesting”





{ 40 comments… read them below or add one }
hmmm,..
si roy suryo itu emang gitu mas,..
cuekin ajalah,..
*kaburrrrrrr
iya yang penting mulai aja.. katanya sih lama2 juga jadi pinter sendiri
Setuju tuh ama JIMMY…lama2 juga jadi pinter sendiri:d
Yang penting itu proses bukan hasil…hasil tulisan itu sendiri adalah berkat dari proses…tulisan yang bagus adalah hasil dari proses yang bagus juga…pokoknya keep Writing deh!!
Salam!:D
alon alon waton kelakon….

terus kalo gak mulai dari sekarang mau ngapain?
mapan turu…
semangat…………
masih suka bingung kalo mo posting di blog..ternyata menulis itu ga segampang itu yah?
nah itulah yang kemaren kita ajak kepada RS, untuk menulis dan ngeblog, tapi dia gak mau.. 8-|
itu dia, mas….energi…ngos-ngosan juga kalo lagi cari ide buat posting, itu baru ide, belum nulisnya
Menulis adalah sebuah pilihan
hihi..
Tulis lah walaupun itu cuma 1 kata
yeah…menulis itu asik,
cuma butuh timing aja
Kalau saya terlalu memikirkan teori-teori menulis maka saya tidak akan pernah menulis. Dus, saya nulis saja tanpa mikirin teori-teori itu. Yang penting kalau ada yang ngetik nama saya di tempat Mbah Gugel, orang akan mendapatkan jejak-jejak saya di internet.
kenapa harus menjadi rumit untuk sekedar menulis? Tulisan ringankadang malah menyegarkan..
membuat sebuah bahasan serius, hanyalah kulminasi dari sifat ingin berbagi
..
>-
toh, tidak setiap saat kita ejakulasi. bener ngga?
dulu waktu smp pernah ikutan lomba menulis, trus menang, eh sekarang udah punya blog malah sering gak ada buat nulis, jadi bingung sendiri
sy sbnrnya lbh suka menulis biasa, bukan blogging. tp ternyata menulis biasa itu butuh energi lebih, padahal u/ ngeblog aja kita jg butuh energi.
jd sekarang ngeblog aja dulu..
nggak aneh kok :d
Gpp ntar pasti tambah kreatif
yang penting… nulis ^^
Kadang gwa juga “terlalu berat” untuk menulis semua ide2 yang ada.
>-
Terkadang semua hilang ketika tombol keyboard mulai kita tekan.
Tapi itulah kita… tetep semangat nge-blog yuuuk…
yang penting nulis mas. meskipun tulisan kita ga mutu. :”> blog pokoknya update terus sampe mblenger
Bekerja untuk keabadian, hohohohoho, keren sekali inih…. hahaha:d
waaaa…kalo mau mikirin teori terus,musti gini dan gitu..yah kapan bisanya? :d mau nulis pake bahasa jungkir balik pun gapapa..kayak iklan rinso “nggak ada noda, nggak belajar” hehehe… kalo mapan turu juga suatu berkah loo.. ada orang yang nggak bisa bobok..
saya ngeblog cuman sekadar buat ngarsip aja kok..
kalo mau ngoment harus taat ini juga?
yang penting tulisannya sendiri , nggak njiplak tulisan org lain
biasanya saat mulai nulis itu yang susah, bikin paragraf pembuka
Menulis adalah bekerja untuk keabadian.
bener bgt tuh…..
so, menulis juga bisa dikatakan sebagai tahap untuk pembelajaran.. :0
” Menulis adalah bekerja untuk keabadian ”
selama kita tidak lupa bayar hosting
:d/
Menulis buat saya tergantung siapa pembacanya. Kalau nulis untuk pembaca terbatas *temen2 deket* saya bisa lepas bener. Kalau pembacanya luas, saya cenderung lebih hati2 dan nunggu ilham hahah … ini saya ngomongin blog loh bukan nulis buku.
Kalau punya bakat besar kayak Pramoedya, or kalau bisa menulis seperti Pudak, wah senengnya saya.
saya lagi mulai berjalan, mau berlari biar bisa terbang,
setuju sama yang penting mulai
sebelum punya blog gw banyak punya ide, setelah ada blog kok lupa sama sekali, apa karna pelit yach ?
Menulis adalah sebuah lanjutan dari tahapan belajar manusia. Setelah manusia dapat mendengar, melihat dan membaca, maka menulis adalah tahapan berikutnya. Tidak boleh tidak, menulis harus dilakukan.
“le Tulisen utang’e bapakmu, cek’e sesuk nek ono opo-opo gak keteteran awakmu”. Mungkin salah satu manfaat dari menulis adalah terciptanya pembuktian kuat terhadap suatu hal. Namun, tidak hanya dalam sektor utang piutang saja. Bidang lain pun penting, termasuk dalam hal pembuktian kuat terhadap eksistensi peradaban. Telah banyak ditemukan berbagai tulisan berbentuk pahatan pada dinding goa purba yang mengisahkan peradaban kuno, hal tersebut membuktikan dengan kuat bahwa pada suatu masa telah hidup suatu peradaban jauh sebelum peradaban pensil staedler atupun keyboard phoenix.
Selanjutnya di : http://wafagresik.wordpress.com/category/lets-write/
punya blog sama dengan menulis dan belajar nulis
Ya begitulah.. sama saja ketika kita pertama kali diajari menulis dan membaca.. keduanya juga sama sama susahnya
seperti sekarang disuruh rajin menulis (posting) dan membaca (blogwalking) keduanya sama sama susahnya :-\”
aneh.. aku tadi klik emoticon yg siul siul :-\” kok keluarnya yg tanda tanya
Menurut saya tulisannya udah bagus kho. Blog nya enak dibaca. Berarti sebenarnya ga ada kesulitan utk nulis khan?
kok sering dianggap spam ya 8-|
Yang rumit adalah ketika moodnya sedang tidak ada, mau gimana2 juga tetap aja blank. Namun ketika sedang timbul ide, segera tuliskan. Pokoknya menulis terus sampai tua
Tadi juga pas mo posting, bingung mo mulenya darimana…
(
hehehe…jgnkan nulis yg serba berbobot kaya politik, sastra, dll…kadang mo nulis kegiatan sehari2 aja kalo ga mood, ga keluar :p
tp niat awalnya klo saya emang buat record all my activities aja…mo yg penting ato ga penting, yg penting biar bisa dibaca lagi someday….klo dah tuaaaa :d
Kadang2 saya ndak terlalu suka baca tulisan yang terlampau “formal”. Huhuhu…
Butuh kesegaran2 tertentu…
ortu saya dulu bilang, yang paling pinter itu orang yang sudah nglakoni (melalukan), karna setelah kemarin nglakoni berarti hari ini dan besok sudah melampaui, nah jadi kalau sudah menulis hari ini, dihari kemudian/besok mau menulis apa ya ?. pasti akan muncul gagasan-gagasan lain yang lebih bagus. dan yang lebih berguna bagi sesiapapun, nah menulislah terus… pasti selalu berkembang dan semakin pandai…
hla… kalo sudah pandai .. mau apa juga bisa kaleee..