Seseorang berkata “Jangan kau cari Tuhanmu dalam setiap acara ritual-ritual itu, niscaya engkau akan sulit menemukannya, tapi carilah Tuhanmu itu di perempatan jalan, di sawah atau di lorong-lorong kumuh”.
Darimana dia mendapatkannya, apa memang dia sudah membuktikan sendiri, saya ndak tahu. Dan saya mencoba untuk menebaknya, bisa jadi ada kebenaran disana, cerita tentang pencarian dan perjalanan panjang itu bisa jadi berawal dari sini. Agh.. semakin membuat judeg saja.
Lantas, saya hanya diam, dan mencoba untuk mempercayainya!.





{ 22 comments… read them below or add one }
Itu apa sih? Buku ya ?
hmm.. intinya adalah manusia itu makhluk sosial, harus bisa mengamalkan perbuatannya kepada orang lain, sehingga dia bisa menjadi berguna bagi lingkungannya..
cari dalam hati aja kalo aku mah..
Bukankan DIA ada dalam setiap hati kita??
di jalan ada pengemis, pengamen, pengasong dan anjal….
disanalah jalan menujuNYA
huh.. jadi inget sesuatu.. apa ya.. gambar!! ya jadi inget akan gambar.. tapi lupa gambar apa
:-<
Sama kaya mas Jiewa…. Itu apa sih? buku ato pengalaman pribadi sendiri?
btw,mungkin ada kebenaran disana..tapi saya juga tidak tahu menahu…karena yang tahu hanyalah Yang Di Atas….::)
Klo saya asal percaya dengan-Nya pasti Dia ada dimana2…
Tuhan itu ada dimana saja, jadi gak perlu dicari. Dia selalu ada untuk kita, kemanapun kita pergi, asal kita ingat pada Nya, Dia ada untuk kita.
Mungkin intinya.. Tuhan itu ada di mana2.. Dan kita bisa berkomunikasi dg Dia dg cara apapun, ga mesti hrs tutup mata dan berdoa..
Dia tidak kemana-mana….
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al Baqarah:186)…..
mampir cak http://www.arekgresik.multiply.com
DIA kan cuma sejauh doa..
Dia ada dimana-mana kok..
Ingat atau tidak, dipikirin atau tidak, namanya Tuhan itu selalu ada
silih bergantinya malam dan siang, adalah tanda-tanda bagi orang yang berfikir. Karena setiap saat dan dimana saja, manusia diberi tanda dan peluang untuk menemukan Tuhannya…sok wise banget gw :d..btw salam kenal
Duh, koq template-nya sama dengan salah satu blog-ku (Bolanisti.com) sih? jadi malu…. :d
itu buku ya ?? hm…TUHAN kan ada dimana mana…:)
God is Good bro…dia ada dimana2 di depan, blakang, kiri, kanan, atas or bawah luw… jadi luw gak usah cari jauh2 ampe prempatan jalan atau dimana lah..
>-:)>-:)>-:d/:d
dan mereka berkata
kami beriman kepadanya
dan bagaimana mereka dapat mencapai itu
dari tempat yang jauh
dan sungguh mereka telah mengingkarinya sebelumnya
dan mereka mendustakan yang gaib
dari tempat yang jauh
dan dihalangi antara mereka
dengan apa yang diingininya
sebagaimana telah diperbuat
terhadap orang-orang yang serupa mereka sebelumnya
sungguhnya mereka adalah dalam keraguan
lagi bimbang
Tuhan jangan dicari… ada sendiri…
which way lah?