Greedy Mentality

by admin on March 6, 2008

GreedyTekuklah lidahmu keatas sampai menyentuh langit-langit, pejamkan matamu sampai engkau hanya mampu melihat bayang-bayang, tutuplah pendengaranmu sampai engkau merasa tuli, dan mari kita bicara tentang keserakahan.

Lantas, Dimana batas keserakahan itu? 100 meter didepankah? 500 meterkah? 5 tahun kah? atau sepuluh tahun lagi. Tidakkah keserakahan itu jauh berada diatas batas penglihatan, bahkan jauh melampaui nafas anak Adam sekalipun.

Bukankah kita akan diantarkan sendiri sampai dibatasnya oleh usia, dan pada batas itu akan nampak jelas, ketika tenggorokanmu kering, telingamu tak mampu lagi menerima bisikan, dan lidahmu tak mampu berucap ajaran religius tentang the road to heaven.

Apa kita sudah benar-benar tak mampu menarik tali kekangnya, seperti Max “I’m getting too old to play some parts, but I’m still greedy” atau kita terlalu tersemangati oleh Warren Buffet, investor and billionaire itu, yang telah terlanjur memberikan tipsnya “I will tell you how to become rich. Close the doors. Be fearful when others are greedy. Be greedy when others are fearful”

Akankah kau tangkap keserakahanmu sendiri, lalu mencekiknya dengan gemas. Lelah… letih, lantaran tertipu telah mengejarnya sampai keujung batas, atau kita telah lelap diatas pelananya.

 

Picture from here

 

{ 1 trackback }

Love Books! | Simply living as a simply it self | Pudakonline.com
June 15, 2008 at 10:34 pm

{ 30 comments… read them below or add one }

1 ridu March 6, 2008 at 9:33 pm

Manusia sangat tidak pantas untuk menyombongkan diri. terlebih manusia adalah makhluk ciptaan-Nya

2 Nico kurnianto March 6, 2008 at 9:59 pm

aduh susah dicerna kata-katanya

3 Tigis March 6, 2008 at 10:21 pm

kalo uda kecemplung lingkungan yg jg greedy, susah nyembuhinnya…

btw, lam kenal ya :)

4 Sheilla March 6, 2008 at 10:59 pm

Udah jadi sifat dasar manusia, gak pernah puasss.

5 Hedi March 6, 2008 at 11:21 pm

mirip seperti max, saat tubuh dan organ fisik sudah terbatas maka keserakahan hanya samar-samar

6 elmo March 6, 2008 at 11:27 pm

Greed is the root of all evil..Elvis nailed this one when he said, “sharing money is what gives it its value”

peace

7 jimmy March 7, 2008 at 12:13 am

jaman sekarang kalo gak serakah susah hidup… *katanya* :d

8 eenx March 7, 2008 at 3:19 am

Emang lagi ngomong apaan ya :o

Sorry, gak bisa mencerna arti tulisannya :D

9 rizoa March 7, 2008 at 5:47 am

:) inilah idup…,,:)>-

10 phiy March 7, 2008 at 4:54 pm

Keknya ini terkait sama sifat dasar manusia ya…

ego.

11 Sanni March 7, 2008 at 5:24 pm

Beda dari serakah dan optimis? …………

12 sluman slumun slamet March 8, 2008 at 3:30 am

saatnya bertobat….

13 Hedwig™ March 8, 2008 at 1:19 pm

“serakah” dan “mau menang sendiri” apakah sama ?

14 Riyogarta March 8, 2008 at 2:00 pm

Namanya juga manusia … ya begitu itu. Tidak pernah puas dan selalu mencari yang lebih. Tapi berkat semua itulah peradaban manusia terbentuk ;)

15 santi d March 9, 2008 at 7:20 am

Keserahakan manusia akan makin nyata kalau ada kesempatan, lingkungan dan sarana untuk serakah.

16 adit-nya niez March 9, 2008 at 11:43 pm

Pada dasarnya kita pingin sesuatu yg lebih dan gak pernah merasa puas… :D

17 ridhocyber March 10, 2008 at 1:00 am

dalem banget penghayatannya!! keserakahan itu emang gak ada habisnya, maanya dekatkan diri sama yang di atas, karena semua itu hanya titipan, jangan pernah serakah, karena gak ada habisnya! mati juga gak ada yang di bawa!

18 aRuL March 10, 2008 at 1:35 am

pada dasarnya manusia memiliki sifat itu, tinggal bagaimana kita bisa mengontrolnya…:d/

19 kw March 10, 2008 at 7:13 am

serakah… hmm susah emang untuk mengontrolnya.

20 -=«GoenRock®»=- March 10, 2008 at 10:44 am

Ndak boleh tserakah, ntar kalau pada saatnya kita butuh pertolongan orang lain kita bisa2 diabaikan karena kita pernah merampas hak2 mereka.

21 Zee March 10, 2008 at 11:02 am

Sy pernah ikut pelatihan kekuatan pikiran, dimana kita hrs menekuk lidah ke langit2. Dgn begitu, kita justru makin fokus utk melakukan resonansi.

Ini spt ajakan utk fokus bicara soal serakah? he hee… namanya jg manusia. klo ga serakah, bkn manusia..

22 Markus March 10, 2008 at 2:39 pm

serakah boleh.. asal enggak kebangetan.. pokoknya segala sesuatu yang terlalu berlebih itu enggak baik :D

23 stey March 12, 2008 at 4:54 pm

ya saya serakah..selalu serakah..heehh..capek dengan keserakahan saya..

24 nne March 13, 2008 at 2:07 pm

huff..
jd inget kesusahan akibat keserakahan gw :( (:((

25 Dikkyz March 14, 2008 at 11:23 pm

Bibit keserakahan itu sudah ada dalam setiap manusia. Memang bisa menebar keburukan, tapi bagaimana caranya membuatnya menjadi potensi diri yang menciptakan kebaikan. Mungkin sebelum jadi kata “Serakah”, harus bisa diubah menjadi “Drive”.

26 waterbomm March 15, 2008 at 9:15 am

manusia ga ada puasnya… selalu ingin nambah.. dan itu yang bikin manusia lepas control

27 yudi March 16, 2008 at 8:24 am

kalo ga pernah puas sama dengan serakah ga sih? :-?

28 masud March 19, 2008 at 4:45 pm

Tidak ada keserakahan kalau memang semua orang rakus

29 snydez May 5, 2008 at 7:44 am

nyelak antrian [mobil/motor] orang termasuk keserakahan khan ya?..

30 mahadewa June 17, 2008 at 7:52 pm

yah,…namanya juga manusia…
watuk iku isa dipateni karo obat, tapi watak? yo matine ngenteni sing duwe mati…

Leave a Comment

Previous post:

Next post: