Truth

by admin on January 15, 2008

Truth

Entah darimana saya mendapatkan sebaris quote ini, tapi itu bukanlah hal penting, tapi isi dari kalimat itu yang bikin miris ati.

“Kesalahanmu terbesar adalah karena kau berada dalam kebenaran”

Karenanya ada pepatah serbia yang mengatakan “katakan kebenaran dan kemudian larilah”, karena setelah kebenaran itu disampaikan bisa jadi malah kita yang disalahkan. Karena Diskripsi kebenaran bisa berbeda untuk setap orang, seperti kata Gandhi “Truth resides in every human heart, and one has to search for it there, and to be guided by truth as one sees it. But no one has a right to coerce others to act according to his own view of truth.”

Dan ditambah lagi oleh Rousseau, seorang philospher yang memberikan pencerahan yang idenya dipengaruhi oleh Revolusi Perancis itu mengatakan – ada empat sisi dalam setiap sejarah, your side, their side, the truth dan apa yang sesungguhnya terjadi.

 

{ 31 comments… read them below or add one }

1 Praditya January 15, 2008 at 1:32 pm

Itu sering terjadi di kantor antara bawahan dan atasan… :D

2 ojat January 15, 2008 at 5:53 pm

*nglirik adit* pengalaman pribadi ya dit :P kebenaran hakiki tuh hanya milik Sang Pencipta saja kan

3 Donny Reza January 15, 2008 at 5:56 pm

jadi harus gimana? kalau misalkan ada yang bilang HIV itu nggak berbahaya, mau diem aja?

4 sluman slumun slamet January 15, 2008 at 8:40 pm

blognya bagus…
KABUR………………………………………..
“katakan kebenaran dan kemudian larilah”

5 andi bagus January 15, 2008 at 10:15 pm

kok bener jadi salah y..dunia terbalik apa yah :( (

6 Nisa January 16, 2008 at 3:29 am

iya sebenernya masih kurang mengerti. bener ya bener? salah ya salah? bener kok dibilang salah?

oh.. apa maksudnya “pendapatmu” belum tentu benar / salah? :) ) *bingung sendiri*

7 jimmy January 16, 2008 at 6:13 am

hmm.. kaya gini ya.. misalnya kita nolong orang yang kemalingan, eh.. malah kita yang dianggap maling..

8 Adis January 16, 2008 at 7:06 am

Hmmm…kalo kita benar tapi disalahin di mata manusia, memang bisa aja terjadi…tapi di mata-Nya kita tetap benar….

9 venus January 16, 2008 at 7:25 am

iya juga ya? kebenaran versi kita belum tentu sama dengan kebenaran yang sebenarnya? gimana sih kalimatnya yg pas? hwaduh mumet :D

10 venus January 16, 2008 at 7:27 am

halah malah lupa. saya kayaknya baru pertama kali ini ke sini ya? *salaman dulu*

anu…tadi mau tanya. pudak, east java itu di mana sih? emang ada kota yang judulnya pudak? *mikir keras. halah* :) )

11 Hedi January 16, 2008 at 11:20 am

dulu saya pernah dikasih tahu, “kalo kamu tahu mereka itu salah dan kamu merasa benar, diamkan saja.” Artinya jika kita bilang mereka salah, bisa2 kita yg kemudian dibilang sesat dan dihakimi sendiri :D

12 Zee January 16, 2008 at 11:54 am

Klo sudah berdebat siapa yg salah, memang rasanya emosi banged. Gak ada yg mau mengalah. Apalagi klo perdebatan terjadi antara yg berkuasa dgn yg dikuasai. Soalnya ini menyangkut pendapat masing2 individu, & sometimes, mereka yang ditunjuk utk menentukan siapa yg benar dan salah, juga belum tentu dapat mengambil keputusan yg adil untuk keduanya.

Jadi jangan katakan “Cara kamu itu salah!” tp katakan, “Bagaimana kalo caranya begini…” Musyawarah mufakat gt loh…. **halahh…

13 phiy January 16, 2008 at 2:07 pm

Menurutku, kesalahan terbesar itu ketika kita berada dalam kebodohan,
tapi , kebodohan itu anugrah..

Eee~
Apa beda ‘the truth’ dengan ‘apa yang sebenarnya terjadi’ yak?

14 bayou_oo January 16, 2008 at 4:08 pm

ukh…kl bahas tentang ini gak bakal ada habisnya..

15 dodot January 16, 2008 at 8:53 pm

do not shot the messanger:)>-

16 deniar January 17, 2008 at 8:21 am

Jadilah pahlawan pembela kebenaran, Satria Baja Hitam

17 aLe January 18, 2008 at 3:04 pm

kebenaran hari ini bukanlah kebenaran esok hari
*jadi inget lagunya dewa* :D

18 datum January 19, 2008 at 7:35 pm

sigh… sering banget nih kejadian kayak gini kalo di dunia kerja….

your side : kamu merasa kamu bener….
their side : mereka merasa mereka gak salah…
the truth : ada kesalahan….
what the hell is going on : yang ini biasanya hilang ke dalam kegelapan….. :(

19 rizoa January 19, 2008 at 10:18 pm

yuph…pake plugin ajah safe kuk… aku cuman gitu…

20 Totok Sugianto January 19, 2008 at 11:26 pm

tapi gimana dengan pernyataan, “katakan kebenaran walaupun menyakitkan” maksudnya mungkin hampir sama tetapi yg ngomong musti segera kabur biar gak sakit di lempar ke tembok :D

21 Sheilla January 20, 2008 at 12:48 am

Cuma Tuhan yg tau mana yg bener

22 Jiban January 20, 2008 at 8:50 am

“katakan kebenaran dan larilah” :-?
pantes kalo saya bikin program, kalo masih nggak bener nggak mau running. ternyata program juga mengatakan kebenaran dengan berlari heheheh :d

trus bagaimana dengan alert “run time error” ?
run = lari
time = waktu
error = salah

jadi “run time error” adalah “waktu salah lari”, bukan hanya mengatakan kebenaran trus lari, tetapi waktu salah juga harus lari … :-\”

23 Jiban January 20, 2008 at 8:51 am

lhoh kok emoticonnya berubah ya? tadi pake icon siul-siul kok jadi icon confused?
coba lagi ah untuk memastikan :-\” (siul-siul)

24 starboard January 20, 2008 at 10:00 am

:d Bener juga, kadang kebenaran itu menyakitkan. :-?

25 ronggur January 20, 2008 at 5:25 pm

Yaah setidaknya sudah melakukan satu kebaikan meski itu udah membawa keburukan buat diri :p

26 cincha January 21, 2008 at 2:46 am

kayae emang bener tuh cz baru ajah kejadian menimpaku
q bilang komitm yg benar semestinya ke CeWekq eh ko malah jdnya putus:d

27 LieZMaya January 21, 2008 at 10:08 pm

quote diatas, terkadang sering berujung pada penyesalan….ya penyesalan akan kebenaran yang dah dibuat…padahal ya memang bener kalo sebenarnya itu adalah sebuah/ sesuatu yang dibenarkan oleh hati kecil kita sendiri.

*halah ngomong apaan sih, ndak nyambung :D

28 cincha January 22, 2008 at 4:07 am

Ikut walau *halah ngomong apaan sih, ndak nyambung

[-(
Dalam movienya NABI JESUS… Sering menundukan kepala&memejamkan mata,
ketika mungkin bebicara dengan hati kecil.. :) >-

29 waterbomm January 25, 2008 at 9:59 pm

tepat bener dan setuju

sama kaya yang laen.. sering ngalamin begitu… tapi ada yang kurang setuju

“katakan kebenaran dan kemudian larilah”

kalo udah mengakatakan kebenaran kenapa harus lari, hadapi!!! kalo lari gimana mo dibilang benar? huff.. untuk dipercaya kalo kita bener itu emang sulit, sama halnya dengan berbuat baik. banyak orang bilang “Berbuat baik itu susah, banyak kendala” yap itu juga sama kaya berkata benar.

mungkin gini kali ya…
“katakan kebenaran dan hadapi semua resiko”

berbeda antara kebenaran, kebeneran dan kebetulan.. hihi… ;) )

30 edipson March 7, 2008 at 2:52 pm

Ada kejadian menarik tentang menyatakan kebenaran (tell the truth) di Manila :-?
Berdasar satu case disini, menyatakan kebenaran berarti tidak bisa lari, hehehehe..soalnya di depan Senat :d
Malah sekarang, ybs jadi salah satu pelopor untuk terjadinya gerakan turun ke jalan secara besar-besaran untuk meminta lagi Presiden turun tahta…

31 Aryo March 14, 2008 at 10:14 pm

“katakan kebenaran dan kemudian larilah”
kalau benar, kenapa harus lari? seperti seorang pengecut saja…
jangan takut kala kita benar.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: