by admin on December 27, 2011
“Menulis buku sama dengan caramu menjalani hidup. Apa pun yg kaudapat sekarang ini, apakah kau bahagia atau muram, sehat atau kocar-kacir, banyak teman atau sebatang kara… kaulah yg menciptakannya sendiri. Begitupun dengan menulis buku. Kau percaya bahwa kau tidak cakap menulis buku, kau mendapatkan ketidakcakapanmu. Kau percaya bahwa tulisanmu jelek, maka tulisanmu memang jelek”
Saya membacai Ruang putih, AS Laksana tepatnya, hanya sepintas kilas, koran pagi yang seringkali baru terbaca sore hari, malah terkadang bisa terbaca sampai esok sorenya lagi, demikianlah selera baca saya yang parah, cukup mengherankan saya sampai punya blog, dan seperti inilah ke-ajeg-an tulisan-tulisan saya disini. Cukup terukur bukan?.
by admin on March 6, 2011
Semua ada di buku, barangkali ungkapan itu yang sering digunakan banyak orang untuk setidaknya sebagai modal awal melakukan sesuatu yang pada awalnya ia sama sekali tak tahu dan tak [...] Continue Reading…
by admin on February 22, 2011
Apakah February berkesan untukmu?, saya mengajukan pertanyaan itu karena february berada di ujung akhir, saya tahu, apa yang akan dilakukan laki-laki di akhir untuk mengganti segala kesalahan barangkali adalah [...] Continue Reading…
by admin on February 21, 2011
SAJAK SUARA
sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diam
aku siapkan [...] Continue Reading…
by admin on February 4, 2011
Saya, barangkali saja, tak akan mirip dengan Es Ito yang tengah menyemangati Tim Garuda ketika menghadapi Malaysia dalam laga AFF kemarin, yang menyuruh Firman Utina berlari, dan memompa semangat [...] Continue Reading…